Mengenal Rosulullah (Bagian 3)
Allah berfirman yang artinya :
Katakanlah, “Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah memberikan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik. (Q.S. 9 : 24)
Pembaca - رحمك الله - ayat di atas merupakan dalil wajibnya kita untuk mendahulukan cinta kita kepada Allah dan Rasulullah di atas segala sesuatu.
Mencintai Rosulullah shalallahu alaihi wasallam adalah salah satu pokok agama yang utama.
Disebutkan di dalam sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam :
لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ رواه البخاري
“Tidak sempurna iman salah seorang dari kalian sehingga menjadikan aku lebih ia cintai dari orang tuanya, anaknya dan seluruh manusia”.
HR Al-Bukhari dalam kitab Al Iman, Bab Hubbur Rasul Minal Imaan, No. 14.
Bagaimana bentuk-bentuk mencintai Rosulullah? Apakah dengan bernyanyi? Apakah dengan memujinya? Atau dengan tunduk dan patuh terhadap agama yang dibawanya?
Bersambung ...
_______
Semoga bermanfaat untuk kamu - رحمك الله -.
Muhamad Mahfud
@mhamadmahfud
Komentar
Posting Komentar